- Pada zaman Dinasti Chou, Imlek jatuh pada tanggal 22 bulan 12 penanggalan Imlek ( di China sedang musim dingin ), kemudian ada usulan dari Nabi Kong Hu Chu untuk memindahkan tanggal Imlek menjadi seperti sekarang ini ( di China sedang musim semi)
- Penanggalan Imlek berdasarkan sistem rotasi 12 shio. Imlek yang akan datang sekarang ini adalah tahun Kelinci dengan unsur Emas.
- Nasib seseorang walaupun sudah diramalkan masih bisa berubah karena hokum karma tetap berlaku.
- Dahulu, leluhur Tionghoa mempunyai kebiasaan menjahit pakaian baru untuk anak selama musim dingin, sehingga ketika musim semi tiba, anak-anak bisa mengenakan baju baru. Inilah yang menjadi asal usul kebiasaan masyarakat Tionghoa sekarang yaitu mengenakan pakaian baru saat Imlek.
- Masyarakat Tionghoa mempunyai tradisi bersujud (namaskara) kepada papa mama saat Imlek. Papa Mama adalah Buddha hidup dalam kehidupan kita.
Tahun Baru Imlek oleh Ko Rudy Arijanto
Minggu, 30 Januari 2011
Diposting oleh
Dhammadharassa
di
18.51
0
komentar
Enak Ga Sih Jadi Umat Buddha oleh Ko Erik Wijaya
Minggu, 23 Januari 2011
• Dalam agama Buddha ada 4 cara menjawab pertanyaan, jawab langsung, jawab dengan uraian, jawab dengan balik bertanya, dan diam
• Buddhisme memberikan kebebasan berpikir, tidak mengharuskan percaya pada suatu ajaran secara serta merta, Buddhisme membebaskan umatnya untuk membuktikan kebenaran ajaran Buddhisme.
• Buddhisme memiliki ajaran di antaranya : Viriya/Semangat ( tidak ada yg instant dalam Buddhisme, yang ada ialah peningkatan KUALITAS kebahagiaan), Saddha/Keyakinan ( keyakinan dalam Buddhisme harus diawali dengan pembuktian bukan yakin serta merta), Panna/Kebijaksanaan ( mampu membedakan anatara kebenaran duniawi dan kebenaran sejati )
Diposting oleh
Dhammadharassa
di
06.33
0
komentar
Rajin Berbuat Baik di Masa muda oleh Romo Sudar
Minggu, 16 Januari 2011
• Kondisi fisik di masa muda lebih baik daripada masa tua untuk berbuat baik sehingga kesempatan untuk berbuat baik jauh lebih banyak.
• 3 kriteria berbuat baik adalah awal , disaat ,dan setelah melakukan . perbuatan itu pun harus diirngi perasaan senang.
• Melakukan perbuatan baik seperti memnberi makan kepada orang yang mempunyai moral dan etika lebih baik maka kita mendapatkan nilai kebaikan itu lebih baik.
• Dengan melaksanakan 5 sila, sudah termasuk berbuat baik.
• Dengan perbuatan kita bisa mendapatkan perlindungan bahkan dapat mencapai alam dewa atau tingkat kesucian.
• Janganlah melekat terhadap sesuatu yang kita miliki atau pikirkan karena perbuatan yang akan kita lakukan tidak menjadi perbuatan baik.
Diposting oleh
Dhammadharassa
di
00.55
0
komentar
Kelirumologi dalam Agama Buddha oleh Ko Taspan
Kamis, 25 November 2010
- Salam Buddhis yang lengkap adalah Nammo Buddhaya, Nammo Dhammaya, Nammo Sanghaya
- Istilah Buddha tanpa kata Sang sudah cukup karena arti Buddha sudah sangat tinggi yaitu “ Yang Sadar “
- Buddha Saranam gacchami lebih tepat diterjemahi menjadi “ Aku Pergi Berlindung kepada Buddha “ bukan “ Aku Berlindung kepada Buddha “ yang maksudnya kitalah yang harus aktif mencari perlindungan dari Buddha dengan meniru sifat-sifatnya.
- Sila pertama Pancasila Buddhis Pannatipata Veramani Samadhiyami tidak tepat diterjemahkan menjadi “ Aku Bertekad Menghindari Pembunuhan “ karena menjadi ambigu artinya. Contoh saat ada kasus pembunuhan oleh orang jahat kepada orang lain, kita yang melihat peristiwa itu bisa berpikiran yang diajarkan sila pertama adalah lari (menghindari pembunuhan)
- Esensi Sila ketiga Pancasila Buddhis lebih tepat adalah “Aku Bertekad Menjaga Kesetiaan”
- Ajaran Buddha “ Middle Way “ lebih tepat diterjemahkan “ Cara Hidup Moderat/Bersahaja “ daripada “ Jalan Tengah “
- Jadi umat Buddha adalah simple, fokuslah pada apa yang seharusnya dilakukan. Kalau sedang makan, maka pikiran selayaknya fokus makan jangan pikirkan yang lain. Saat belajar fokuslah, jangan pikirkan bermain, sebaliknya saat bermain jangan pikirkan tugas-tugas sekolah.
Diposting oleh
Dhammadharassa
di
19.23
0
komentar
Bikkhu Kecil Yang Panjang Umur oleh Ibu Lida
Senin, 15 November 2010
• Menjadi seorang pelestari Dhamma bisa dengan mempraktekkan Dhamma melalui pikiran, ucapan, dan perbuatan, sehingga orang lain dapat merasakan indahnya Dhamma
• Berikan hati (kasih saying) maka orang lain akan memberikan hatinya kembali, dengan begitu kita akan disayangi, dicintai, dihargai dan diterima dimana pun kita berada
• Berikanlah kasih saying terlebih dahulu daripada mengharapkannya datang pada kita
• Setiap orang dapat menentukan kontrak hidupnya melalui kamma yang ia perbuat.
• Menghormati ayah dan ibu, menghormati orang-orang yang lebih tua, dan mempraktekkan Dhamma adalah kesempatan agar panjang umur.
Diposting oleh
Dhammadharassa
di
01.54
0
komentar
Meraih Impian oleh Pak Iyan Setiawan
Senin, 08 November 2010
- Dengan menjadi orang baik, kita bisa dipercaya oleh orang lain
- Menurut konsep Buddhis, hari esok ditentukan oleh kita sendiri . MASA DEPAN lahir dari MASA KINI.
- Kalau kita ingin mendapat sesuatu, maka kita harus berusaha dan berdoa jangan berdoa saja tidak action
- Hukum karma bekerja secara otomatis dan sistematis.
Diposting oleh
Dhammadharassa
di
12.00
0
komentar
Meraih Impian oleh Pak Iyan Setiawan
Rabu, 20 Oktober 2010
- Dengan menjadi orang baik, kita bisa dipercaya oleh orang lain
- Menurut konsep Buddhis, hari esok ditentukan oleh kita sendiri . MASA DEPAN lahir dari MASA KINI.
- Kalau kita ingin mendapat sesuatu, maka kita harus berusaha dan berdoa jangan berdoa saja tidak action
- Hukum karma bekerja secara otomatis dan sistematis.
Diposting oleh
Dhammadharassa
di
09.24
0
komentar
