Pergaulan Remaja Menurut Buddhis oleh Sami Neng Xiu Mao

Minggu, 25 April 2010

- Cinta yang dilandasi dengan rasa menyayangi akan terasa lebih indah daripada cinta yang dilandasi dengan nafsu

- perpisahan akan terjadi dalam hidup manusia karena hidup adalah persimpangan.

- Hargai momen ssetiap aat Anda bersama sahabat.

- Sahabat sejati selalu ada saat suka dan duka kita.

- Benci yang paling parah adalah benci yang melukai

- Cinta dan benci berawal dari pandangan

- Menjalankan Dhamma adalah hal terpenting sebagai Buddhis

- Ketika kita menemui masalah, sadarilah bahwa duni ini setengah-setengah. Setengahnya adalah dominan orang jahat dan setengah lagi adalah dominan orang baik.

- Orang yang bijak tidak menggantungkan dirinya pada para Buddha, melainkan melatih dan mengembangkan diri sendiri

- Ketika kita berterima kasih dan bersyukur pada saat itulah kita merasa kaya.

- Orang yang dominant akan keegoan cenderung miskin aka teman

- Bikkhu, Bikkhuni dan Sangha adalah pelayan umat Buddha


Sami Neng Xiu Mao on FB

Tradisi Etnis Tionghoa oleh Ko Rudi Arijanto

Jumat, 23 April 2010

Salah satu tradisi etnis Tionghoa adalah upacara kematian. Dalam tradisi etnis Tionghoa, saat orangtua meninggal pada umunya dibawa ke ruang tamu. Saat jenazah dipindahkan orang yang memindahkan hanya boleh menyentuh salah satu bagian dari tubuh jenazah.

Setelah ikut terlibat dalam pemindahan jenazah, orang tersebut harus membersihkan dirinya dengan cara mandi dan ganti pakaian semata-mata karena alasan kebersihan ( mencegah bakteri jenazah menyebar).

Fakta dan Mitos seputar Tradisi Kematian Etnis Tionghoa
Kenapa setelah melayat (Sang Seng), kita harus mencuci muka, tangan, dan kaki sebelum masuk rumah ?

FAKTA
- supaya bersih
- setelah melayat, kita tidak boleh berkunjung ke tempat lain, melainkan harus langsung pulang rumah dan mandi
- saat jenazah dipindahkan, pengunjung harus melihat ke arah timur karena arah timur adalah arah matahari terbit sehingga melambangkan kehidupan baru.

MITOS
- setelah melayat, pelayat tidak boleh kemana-mana karena takut diikuti oleh hantu si jenazah
- saat jenazah dipindahkan, pengunjung tidak boleh melihat ke arah jenazah karena takut dapat mimpi buruk akan hantu si jenazah.


SESI TANYA JAWAB

Tanya : Kenapa kalau orang meninggal dan lewat di depan rumah warga harus disirami air setiap depan rumah yang dilewati ?
Jawab : Tidak ada tradisi Etnis Tionghoa yang melakukan hal tersebut, tetapi anggota keluarga tersebut harus melempari kertas sembahyang (Gincoa) bukan dengan air atau warga yang menyiraminya

Tanya : Kenapa ada anggota yang harus memakai pakaian terbalik saat ada anggota keluarga yang meninggal ?
Jawab : Itu juga bukan tradisi Etnis Tionghoa, melainkan hanya merupakan simbol ungkapan pembedaaan keluarga kepada masyarkat bahwa sedang berduka/ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

Tanya : Dalam hal pembagian harta warisan orang yang meninggal, apakah semua anggota keluarga harus/pasti mendapatkan bagiannya ?
Jawab : Secara aturan Etnis Tionghoa, hanya anak laki-laki saja yang mendapatkan harta warisan itu. Sedangkan anak perempuan tidak berhak karena setelah ia menikah, ia akan ikut suaminya. Akan tetapi, itu juga tergantung kebijakan sang pembagi warisan.

Ko Rudi Arijanto on FB

Sekilas tentang DD

Kamis, 15 April 2010





Haii DD’erz...
Kita mau ngebahas tentang Dhammadharassa niih...
Mungkin masih banyak temen2 yang belum tau tentang sejarah Dhammadharassa (atau yang akrab kita panggil Dd ). Mungkin secara umum yang temen2 tau, Dd itu hanya kebaktian remaja yang ada di Vihara Padumuttara setiap hari sabtu, dimulai jem 7 malem sampai selesai. Tapi, sebenernya banyak banget lho yang mesti temen2 ketahui tentang Dd kitaa ini
Dari hal kecil, seperti arti dari Dhammadharassa itu sendiri, temen2 tau ga? Kalo yang ga tau, harus baca sampe abis yah
Hmm, artinya itu "Pelaksana Dhamma". Jadi, kepengurusan Dd 12 tahun yang lalu, ngasiH nama Dhammadharassa dengan maksud umat Dd smuanya bisa jadi Pelaksana Dhamma yang sesungguhnya. Oke? Setuju ga nii?

Dd juga punya lambangnya yaitu bunga teratai, yang punya arti seperti teratai sesungguhnya yaitu melambangkan Bodhi (Sansekerta untuk pencerahan). Dd terbentuk tanggal 6 Juli 1997.
Sebenernya... kebaktian remaja di Vihara Padumuttara uda Lama banget terbentuknya, tapi terbentuknya kepengurusan Dd untuk pertama kalinya ya pas tahun ’97 tadi ..Kira2 sekarang umur brapa yah? Bisa itung sendiri donk?
Sampe sekarang, Dd itu jadi kebaktian remaja terbesar di Tangerang LhoO. Hebat kan?

Mungkin karena kapasitas dhammasala Vihara Padumuttara yang luas banget kaya lapangan itu tuhh, jadinya bisa nampung umat yang dateng ke Dd setiap minggunya banyak deh. Kalo mau diitung2, setiap minggunya, umat yang dateng untuk kebaktian di Dd sekitar 400 umat. Waoowww ...banyakk yah? Apalagi kalo kita ngadain acara speciaL, yang dateng bisa lebih dari itu. Sampe-sampe dhammasala ampir ga muat and mesti sempit-sempitan deh. Tapi karna niat para umat yang bulet untuk dateng ke Dd, jadinya itu ga jadi masalah tuh bagi mereka. .Tapii, kita bukan cuma mentingin kuantitas lho, tapi juga kualitasnya umat Dd. Sperti kita saling mengingatkan antara pengurus ke umat kalo ada ketidakberesan. Contohnya aja, dari para pengurus ga membiarkan umatnya berisik pas lagi ngedengerin ceramah. Hmmm...umat nya juga bisa diajak kerjasama kok, jadinya umat and pengurus ada hubungan simbiosis mutualisme deh, dimana hubungannya saling menguntungkan

Kalo soal kepengurusan, Dd uda punya 8 angkatan kepengurusan. Yang sempet di pimpin sama 8 koordinator, mereka itu yang berjasa banget buat perkembangan Dd dari dulu sampe skarang... Koordinator angkatan pertama itu Ko Andri Pinusli, dilanjutin oleh Ko Suryadi, terus Ci Dian, ganti ke Ko Dedy Mulyadi, abis Ko Dedy diganti sama Ci Anastasia, trus beralih ke Ko Deny Vangsapalo. Lanjut ke Ci Kumala Mustika and sampe skarang Ko Indrianto. Yang berkesan dari 2 koordinator terakhir ini (Kumala dan Indrianto), mereka dipilih secara langsung sama umat Dd. Jadi, mereka berkampanye dan ngasih kesempatan buat umat tuk milih para kandidat yang ada. Yahhh...selayaknya pemilu sebenernya , sampe penghitungan suaranya pun di depan umat yang milih. Smoga aja yah, pemilu Dd itu bisa diteruskan sampe ke tahun-tahun akan datang, biar Dd bisa berdemokrasi.. Sama kayak sistem kepengurusannya juga. Jadi, kita itu seperti selayaknya keluarga.

Nah, kalo soal event-event Dd, kita uda ngadain berbagai acara lhoo.. dari yang tujuannya untuk ngakrabin umat ma pengurus, seneng-seneng sampe event sosial. Contohnya aja JAlin KeakRaban UMat yang biasa kita panggil JARUM. Jarum itu kita adain untuk ngakrabin pengurus dan umat. Acara yang udah kita adain itu macem2 dari olahraga bareng, diskusi and debat tentang Dhamma atau umat dibagi dalam kelompok-kelompok. Contoh lainnya PIKnik dAn PenCeraHan Umat yang kita sebut PIKACHU. Pikachu itu acara 2 taonan dari Dd. Acaranya semacem ret-ret, tapi kita kemas secara kreatif and inovatif. Karena kita liat anak remaja gak suka sama yang monoton, jadinya kita pasti ngebuat hal yang berbeda dari Pikachu 1, 2 dan 3. Apa bakal ada Pikachu lagi? Hmmm...kita lihat kepengurusan nanti aja yaahh.. atau nanti namanya bukan Pikachu? Pokoknya temen2 rajin dateng ke Dd, pasti temen2 bisa ikut smua acara yang Dd buat untuk temen2. Karena Dd memberikan pelayanan terbaik untuk temen2. Ohyaa, trus, da juga Anjangsana ke vihara-vihara yang biasanya kita sebut Roadshow. Selain itu, tiap ada perayaan-perayaan tertentu, Dd juga ngerayain. Sperti ngerayain Hari Raya Imlek, Valentine’s Day, Ulang Tahun Dd, Hari Ibu dan Pergantian Tahun (Old and New)





Cara Menghilangkan Rasa Takut oleh Romo Heri

• Segala sesuatu terjadi adalah hal wajar, ketakutan tergantung dari bagaimana kita menanggapinya.

• Buddha mengajarkan tentang perubahan, faktor penyebab mengakibatkan 2 hal, yaitu kebaikan dan keburukan.

• Ada 5 point pandangan benar yang dibabarkan oleh Sang Buddha untuk menghilangkan rasa takut:
1. dalam kehidupan, setiap kali berbuat harus berani bertanggung jawab
2. harus ingat dukkha, anicca, anattha
3. kita hidup karena karma kita sendiri
4. kita telah lahir, akan mengalami rasa sakit, dan kematian
5. segala yang kita miliki dan cintai, wajar terpisah dari kita

• Lima point untuk menghilangkan rasa takut harus dilakukan dengan kesabaran dan latihan terus-menerus.

Panna (Kebijaksanaa) oleh Bhikkhu Khemaviro

· Panna (kebijaksanaan) adalah berpengetahuan mengenai jasmani dan batin mahluk hidup.


· Unsur-unsur jasmani:

1. Patthavi => padat (gigi, daging, tulang)

2. Apo => cairan (darah,ludah)

3. Tejjo => panas /dingin

4. Vayo => udara


· Unsur-unsur batin:

1. Vedana => perasaan

2. Sanna

3. Sankhara => bentuk-bentuk pikiran

4. Vinnana => kesadaran


· Sifat-sifat dari jasmani dan batin:

1. Anicca => tidak kekal

2. Dukkha => ketidakpuasan

3. Anatta => tanpa inti / tanpa aku

· Setelah seseorang menghembuskan nafas terakhir, jika mengingat kebaikan yang dilakukan seperti baca paritta dengan benar, meditasi dengan benar, maka akan terlahir di alam surga.

· Jika misalnya ada orang bunuh diri, digilas rel, merasa sakit luar biasa, maka akan terlahir di tempat meninggalnya menjadi setan (di alam Petta).


· Pikiran terakhir saat meninggal akan mempengaruhi seseorang terlahir kembali di mana.

· Yang membuat seseorang terlahir di surga:

1. berdana kepada vihara, bhikkhu Sangha

2. berdana kepada diri sendiri

3. praktek sila


· Supaya lahir berparas baik di kehidupan yang akan datang:

1. sabar bila mendapat masalah, memberikan reaksi:

· ucapan dan tindakan benar

· ucapan dan tindakan dibutuhkan

· ucapan dan tindakan tepat waktu

· ucapan dan tindakan membahagiakan


· Untuk mempunyai ekonomi yang baik di kehidupan yang akan datang:

1. murah hati =>berdana: materi, ucapan, tenaga, dan pikiran

2. kesabaran dalam lambana => semua tondakan, ucapan, perbuatan terekam dalam batin di kesabaran dalam lambana membuat hidup menjadi lebih baik


· Supaya di kehidupan yang akan datang sehat (berfisik baik) / tidak sakit-sakitan:

=> jangan menyakiti


· Supaya di kehidupan yang akan datang berusia panjang:

=> jangan membunuh