Kelirumologi dalam Agama Buddha oleh Ko Taspan

Kamis, 25 November 2010

- Salam Buddhis yang lengkap adalah Nammo Buddhaya, Nammo Dhammaya, Nammo Sanghaya
- Istilah Buddha tanpa kata Sang sudah cukup karena arti Buddha sudah sangat tinggi yaitu “ Yang Sadar “
- Buddha Saranam gacchami lebih tepat diterjemahi menjadi “ Aku Pergi Berlindung kepada Buddha “ bukan “ Aku Berlindung kepada Buddha “ yang maksudnya kitalah yang harus aktif mencari perlindungan dari Buddha dengan meniru sifat-sifatnya.
- Sila pertama Pancasila Buddhis Pannatipata Veramani Samadhiyami tidak tepat diterjemahkan menjadi “ Aku Bertekad Menghindari Pembunuhan “ karena menjadi ambigu artinya. Contoh saat ada kasus pembunuhan oleh orang jahat kepada orang lain, kita yang melihat peristiwa itu bisa berpikiran yang diajarkan sila pertama adalah lari (menghindari pembunuhan)
- Esensi Sila ketiga Pancasila Buddhis lebih tepat adalah “Aku Bertekad Menjaga Kesetiaan”
- Ajaran Buddha “ Middle Way “ lebih tepat diterjemahkan “ Cara Hidup Moderat/Bersahaja “ daripada “ Jalan Tengah “
- Jadi umat Buddha adalah simple, fokuslah pada apa yang seharusnya dilakukan. Kalau sedang makan, maka pikiran selayaknya fokus makan jangan pikirkan yang lain. Saat belajar fokuslah, jangan pikirkan bermain, sebaliknya saat bermain jangan pikirkan tugas-tugas sekolah.

0 komentar: